Mamalia (hewan menyusui) yang berjalan dengan kuku memiliki adaptasi berupa kuku di kakinya yang besar dan kuat, sehingga mampu menopang berat badan saat berlari.

Mamalia berkuku ini termasuk dalam kelompok Ungulata, yang kemudian dibagi lagi menjadi kelompok hewan berkuku ganjil (Perissodactyla) dan berkuku genap (Artiodactyla). Kedua kelompok ini merupakan klasifikasi makhluk hidup pada tingkatan ordo.

Hewan berkuku ganjil (Perissodactyla)

Pada kelompok hewan ini, berat badan ditahan pada satu kuku saja, yaitu kuku pada jari ketiga (jari tengah) di kakinya. Hewan dalam ordo Perissodactyla ini meliputi sekitar 17 spesies yang dibagi menjadi tiga famili: Equidae (kuda, keledai, dan zebra), Rhinocerotidae (badak), dan Tapiridae (tapir).

Hewan berkuku genap (Artiodactyla)

Pada kelompok hewan ini, berat badan ditahan pada dua kuku, yaitu kuku ketiga dan keempat. Kelompok hewan berkuku genap termasuk babi, kuda nil, unta, llama, alpaka, rusa, jerapah, antelop, antelop, domba, kambing, dan sapi. Banyak di antaranya yang sangat penting bagi manusia.

Selain pada susunan kukunya, kedua ordo hewan ini juga berbeda dalam susunan pencernaanya. Hewan berkuku ganjil mencerna serat tumbuhan (selulosa) pada usus, sementara hewan berkuku genap mencerna selulosa pada lambungnya.

Comments

Comments are closed.